Monday, 9 July 2018

Fakta Atau Mitos konsumsi Daging Kelinci menambah Kesuburan?


Banyak Mitos yang tentang daging kelinci, bisa menambah kesuburan. Banyak para wanita yang percaya tapi ada juga yang tidak percaya. Dalam media Internetpun banyak yang menceritakan tentang pengalaman pengalam konsumsi daging kelinci, ada yang punya bayi setelahnya konsumsi daging kelinci.


So, Kemudian Fakta Medisnya?


 
Dikutip dari (wewewego-dok dot com 10/7/18) Memang, telah diketahui sejak lama bahwa daging kelinci memiliki beberapa manfaat tersendiri untuk kesehatan Anda. Faktanya, daging kelinci memang aman dikonsumsi dan The Food Safety and Inspection Service dari Amerika Serikat telah menyatakan persetujuannya dalam pengonsumsian daging kelinci. Fakta lainnya, adalah bahwa daging kelinci merupakan sumber nutrisi dan mengandung kadar protein yang tinggi. Selain itu, daging kelinci juga dikatakan kaya akan zat besi dan berbagai macam mineral, seperti potassium. Kandungan kalori di dalam daging kelinci juga tergolong rendah, yaitu hanya 147 kkal dalam sekali penyajian.


Meski begitu, beberapa etnis tradisional memang melarang wanita hamil untuk mengonsumsi daging ataupun sate kelinci, dan salah satunya adalah suatu etnis tradisional di Cina. Belum diketahui secara pasti mengapa pelarangan ini diberlakukan, meskipun dunia medis sudah mengakui berbagai manfaat dari daging kelinci.

Konsumsi Daging kelinci selama kehamilan?


Jawabannya adalah ya!

Daging kelinci sendiri memang baik bagi ibu hamil. Seperti yang mungkin telah Anda tahu, seorang ibu hamil direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Zat ini akan membantu dalam mencegah kelahiran prematur pada bayi Anda. Selain itu, zat besi juga membantu dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Nah, daging kelinci memiliki kandungan zat besi tinggi yang memang dibutuhkan ibu hamil dalam menjaga kesehatannya dan janin selama mengandung. Tak hanya itu, daging kelinci juga kaya akan potassium, di mana satu kali penyajiannya bisa mengandung sebanyak 292 mg potassium. Mineral tersebut juga penting bagi ibu hamil, untuk membantu dalam menjaga mengatur tekanan darah dan menjaga keseimbangan kadar cairan tubuh guna menyimpan energi serta menjaga kenormalan jantung Anda.

Lebih lanjut, mengonsumsi daging kelinci selama kehamilan juga menjamin Anda mendapatkan kadar protein yang dibutuhkan selama kehamilan. Protein berfungsi untuk mengoptimalkan produksi dan distribusi energi di dalam tubuh Anda.

Adakah bahaya konsumsi daging kelinci selama kehamilan?


Seorang ibu hamil memang direkomendasikan untuk mengonsumsi daging selama mengandung. Namun, harus Anda ingat bahwa ibu hamil juga dilarang untuk mengonsumsi daging mentah ataupun yang dimasak setengah matang. Hal ini juga berlaku untuk daging kelinci, ya! Pasalnya, daging mentah mungkin saja mengandung virus, parasit, atau bakteri yang bisa membahayakan kehamilan Anda. Jadi, pastikan daging kelinci yang Anda konsumsi memang benar-benar matang, dan tidak asal dimasak, ya!

Oke

Selamat konsumse Olahan Daging Kelinci…


No comments:

Post a Comment

Fakta Atau Mitos konsumsi Daging Kelinci menambah Kesuburan?

Banyak Mitos yang tentang daging kelinci, bisa menambah kesuburan. Banyak para wanita yang percaya tapi ada juga yang tidak percaya. Dal...