Tuesday, 20 May 2014

memandikan bayi

Cara Memandikan Bayi yang masih kecil
Memandikan bayi atau dalam bahasa jawa pakpung ibak (sunda) adalah kegiatan yang menyenangkan dan merupakan hal yang baru khususnya bagi ibu-ibu muda. Kadang Ibu muda tidak berani memandikan buah hatinya dan biasanya kegiatan ini di hendle oleh neneknya atau mbahnya atau eyang putrinya.
Memandikan bayi ini penting maka harus dilakukan secara benar oleh orang tua. Selain bertujuan untuk membersihkan badan bayi juga merupakan bagian penting untuk  perawatan bayi, namun memandikan bayi harus ekstra hati-hati agar tidak membahayakan bayi.
Berikut beberapa cara dan tips yang dapat dilakukan oleh para ibu muda dalam memandikan bayi:
  1. Siapkan terlebih dahulu keperluan mandi bayi.
  2. Isi air hangat (36-37 C) ke bak mandi, periksalah suhunya.
  3. Bukalah bajunya, bungkus dengan handuk di pangkuan Anda, usap matanya dengan kapas yang dibasahi dengan air matang dingin, bersihkan sekitar wajah dan mulut.
  4. Bersihkan mata dari luar ke dalam, gunakan kapas yang dibasahi.
  5. Basuh kepala, wajah, leher, dada, lengan, punggung dan tungkainya. Perhatikan daerah lipatan.
  6. Sabunilah kepala dan badan. Gunakan washlap. Pilih sabun bayi dengan formal PH balance agar tidak pedih di mata.
  7. Keramasi rambutnya, pegang kepalanya di atas bak mandi. Keringkan, lepaskanlah handuk, letakkan satu tangan di bawah pundaknya, sementara tangan lainnya diletakkan di pantat. Masukkan bayi secara perlahan ke bak mandi.
  8. Topang leher dan pundaknya, sabuni dan bilas. Pegang pantatnya dan angkat. Bungkus dengan handuk. Tepuk-tepuklah agar kering. Biarkan bayi terbungkus handuk saat memakaikan baju dan popok.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan bayi, terutama di bagian-bagian tertentu dimana kondisinya begitu sulit untuk dijangkau dan juga mengingat kondisi kulit bayi yang masih sensitif. Daerah spesifik tersebut adalah:
Membersihkan seputar alat kelamin bayi
  • Pada bayi laki-laki:
Bersihkan kotoran yang ada pada kulup secara perlahan, dorong lembut kulit penis ke pakaiannya. Sekalah (seko) kotoran dengan kasa basah.
  • Pada bayi perempuan:
Bersihkan daerah kemaluan dari depan ke belakang (dari kemaluan ke anus dan dapat diulang dengan kasa baru), demikian pula dengan selangkangan.
Membersihkan bagian dalam telinga dan hidung
  • Bersihkan lubang hidung yang terlihat dengan kapas (cotton bud) basah.
  • Bersihkan bagian terluar telinga yang bisa dilihat dengan kapas basah.

Jreng jreng, wal hasil kalau buah hati udah harum dan bersih berebut dech yang mau nggendong n nyiummmm...




       




PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH BAZDA KULON PROGO TAHUN 2014




PERSYARATAN DAN TATA CARA
PENGAJUAN PERMOHONAN ZAKAT, INFAQ  DAN SHADAQAH
BAZDA KULON PROGO
TAHUN 2014

 
DASAR:
1.      Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
2.      Keputusan Menteri Agama RI Nomor 373 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat.
3.      Hasil Rapat Pengurus BAZDA Kabupaten Kulon Progo tanggal 11 Desember 2013.
       I.            PERSYARATAN UMUM
a.      Calon penerima pentasyarufan dana zakat, infaq, dan sodaqoh adalah:
1)      Penduduk Kulon Progo Kepala Keluarga/Anggota Keluarga dan Keluarga Fakir Miskin Kulon Progo, sebagaimana tercantum dalam SK  Bupati nomor 384 Tahun 2011, beragama Islam kecuali ibnu sabil, mualaf, korban bencana alam, korban kebakaran rumah. Bagi KK atau warga yang tidak masuk dalam 5K Bupati No 384 Th 2011 melampirkan SKTM dan Kades/Lurah setempat diketahui oleh Camat.
2)      Pengurus Takmir/Pengurus Pondok Pesantren/Pengurus Panti Asuhan/Pengurus Organisasi Islam (SabiIIiIah )
3)      Anak-Anak yatim piatu Islam penduduk Kulon Progo penghuni Panti Asuhan/Pondok Pesantren diwilayah Kabupaten Kulon Progo/bukan Penduduk Kulon Progo ( Fakir Miskin).
4)      Guru ngaji/ustadz madrasah diniyah/pondok pesantren/TKA-TPA ( SabilIiIah).
5)      Guru PAUD/MI/TK/ honorer yayasan Islam( Sabillilah).
6)      Siswa SLTP/Sederajat dan Iingkungan Pendidikan Islam, SLTA Sederajat, Mahasiswa Dl - Si dan KK miskin ( Fakir Miskin).
7)      Orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan ketika melintas di Kulon Progo( Ibnu Sabil).
8)      Fakir Miskin Opname di Rumah Sakit/ Rawat Jalan yang kekurangan Biaya (Ghorim)
9)      Jompo, Cacat Berat, Sakit Menahun yang fakir miskin ( Riqob).
10)  Muallaf ( orang yang Non Islam memeluk agama Islam).
b.      Pemohon perorangan (yang bersangkutan, sanak keluarga, relawan, lembaga) mengajukan permohonan, pemohon Lembaga mengajukan Proposal ditujukan kepada Ketua BAZDA Kabupaten Kulon Progo, yang diketahui oleh Dukuh, Lurah/Kepala Desa, Camat setempat,dilampiri Foto copy KTP suami — istri ( bagi yang berkeluarga )/Kartu Keluarga yang masih berlaku . Untuk korban bencana, bantuan anak yatim-piatu langsung diusulkan oleh Camat setempat, untuk bantuan anak yatim berupa Babon langsung ditetapkan oleh Pengurus Takmir.
c.       Bantuan zakat,infaq,sodaqoh dan BAZDA prinsipnya diberikan satu kali dalam setahun. Bagi yang telah menerima, baru dapat dipertimbangkan tahun berikutnya melalui rapat Badan Pelaksana BAZDA.
d.      Bantuan biaya pendidikan diperuntukkan bagi siswaSLTPlsederaiat dan iingkungan pendidikan Islam, SLTA/Sederaiat,dan mahasiswa Dl — S1 dari keluarga miskin. Sedangkan untuk bantuan biaya pendidikan bagi siswa SLTP/Sederajat kebawah menjadi kewenangan BAZDA Kecamatan.
e.        Bantuan untuk Masjid/ Panti Asuhan Islam! Pondok Pesantren menjadi kewenangan BAZDA Kabupaten, sedangkan bantuan untuk Mushola/ Langgar menjadi kewenangan BAZDA Kecamatan.
f.        Bantuan untuk Program Bedah Rumah Swadaya Berbantuan / Masjid/ Pondok Pesantren/ Panti Asuhanhanya boleh dibelanjakan untuk bahan bangunan/ material dan mengurus Izin Mendirikan Bantuan (1MB).

PERSYARATAN KHUSUS DAN TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH BAZDA KULON PROGO TAHUN 2014



II. PERSYARATAN KHUSUS
A.    Bantuan fakir-miskin untuk Program Bedah Rumah Swadaya Berbantuan.
1.      Rumah yang diajukan diprioritaskan milik fakir-miskin lansia yang kondisinya paling tidak Iayak huni, tanahnya tidak bermasalah dan diusulkan secara tertulis Iangsung oleh Camat setempat.
2.      Pemohon mengajukan proposal pengajuan kepada Ketua BAZDA Kabupaten Kulon Progo, diketahui oleh Dukuh, Lurah/Kadesdan Camat setempat, dengan memuat sekurang-kurangnya
a.      Rencana Anggaran Biaya.
b.      Swadaya dan pemilik dan Masyarakat sekitar.
c.       Susunan Panitia Pelaksana Pembangunan.
d.      Waktu pelaksanaan pekerjaan.
e.       Foto/Gambar kondisi rumah sebelum dibangun.
f.       Bukti pengurusan 1MB dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Kulon Progo.

Identifikasi Jenis Kelamin Betina dan Jantan

Identifikasi Jenis Kelamin Betina dan Jantan Pada Tanaman Kurma dari Biji untuk semua Varietas Dengan metode Pengamatan Pola Sirip ...