Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

TERNAK TAWON KLANCENG ATAU LANCENG

Sampai saat ini, tak banyak yang tahu, lebah Klanceng Trigona , memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan sekaligus peluang usaha cukup menggiurkan. Hewan ini cocok dibudidayakan didaerah perbukitan seperti di perbukitan menoreh wilayah Kabupaten Kulon Progo (Galur,Girimulyo, Kalibawang,Kokap,Lendah, Panjatan,Nanggulan,Pengasih,Samigaluh,Sentolo,Temon, dan wates) Daerah Istimewa Yogyakarta

Lebah Klanceng/Trigona / Klanceng/Trigona atau nama latinnya Apis Trigona, mempunyai ukuran lebih kecil dari lalat. Karenanya, ia memiliki koloni cukup banyak, untuk menghasilkan madu. Tentunya dengan waktu yang cukup panjang, bahkan hingga tiga bulan sekali untuk memanen. Itupun hanya didapat, tak lebih dari 125 mili liter madu Klanceng/Trigona, pada setiap kotak koloni yang dihuni ribuan lebah Klanceng/Trigona.

Untuk budidaya madu lebah Klanceng/Trigona, perlu ketelatenan yang lebih, dibandingkan dengan lebah madu biasa, baik dalam pemindahan koloni lebah, perawatan hingga cara pemanenennya…

Ada 5 jenis hewan yang haram untuk dibunuh

5 jenis hewan yang haram untuk dibunuh. Kelima jenis hewan itu adalah:
1. Ash-shurad
Shurad adalah burung berkepala besar dan berparuh besar, perutnya putih, punggungnya hijau, memangsa serangga dan burung kecil. Burung ini lebih besar dari burung pipit dan terkadang memangsa burung pipit.
2. Kodok/katak.
Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, dari Nabi saw beliau bersabda, "Janganlah kalian membunuh katak!" (Shahih, dalam kitab Shahih al-Jami' ash-Shaghir [7390]).
Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Utsman r.a, "Dilarang membunuh katak dengan alasan untuk obat-obatan," (Shahih, dalam kitab Shahih al-Jami' ash-Shaghir [6971]).
3. Semut.
Khatabi dan Baghawi menegaskan bahwa semut di sini bukan semua jenis semut, tapi semut Sulaimaniyah, yaitu semut besar yang tidak membahayakan dan tidak menyerang manusia. Adapun semut-semut kecil yang kadang termasuk wabah dan mengganggu serta menyerang manusia, maka boleh dibunuh. Imam Malik mengatakan makruh hukum…

PAYUNG HUKUM PELAKU USAH PETERNAKAN

Peraturan Menteri Pertanian maupun undang-undang yang dikeluarkan dalam menjalankan usaha peternakan sebagai berikut :1.  Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1967 tentang

Ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2824);
2. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang

Wabah Penyakit Menular (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3273);
3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang

Pangan (Lembaran Negara Tahun 1996, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3656);
4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara 465 Nomor 4437), juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Menjadi
Undang-Undang (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4548);

5.…

MACAM MACAM TEPUK TKA TPA

Macam-macam Tepuk’’’
1.Tepuk Jaya Plok Plok I Plok Plok S Plok Plok L Plok Plok A Plok Plok M
2.Tepuk Nabi Plok Plok Nabimu Plok Plok Muhammad Plok Plok Ayahnya Plok Plok Abdullah Plok Plok Ibunya Plok Plok Aminah Plok Plok Pamannya Plok Plok Abu Tholib Plok Plok Kakeknya Plok Plok Abdul Mutholib Plok Plok Istrinya Plok Plok Khodijah Plok Plok Putrinya Plok Plok Fatimah Plok Plok Lahirnya Plok Plok di Mekkah Plok Plok Harinya Plok Plok Hari Senin Plok Plok Tanggalnya Plok Plok  Dua Belas Plok Plok Bulannya Plok Plok Rab’ul Awwal Plok Plok Tahunnya Plok Plok Tahun Gajah Plok Plok Wafatnya Plok Plok di Madinah
3.