Thursday, 24 November 2016

Wisata Madu Klanceng

Wisata Madu Klanceng merupakan usaha budidya lebah trigona atau klanceng. Usaha tersebut berawal dari kisah sedih karena putri kami yang baru berumur 6 bulan sakit panas, dan saat diminumi obat dari dokter, malah muntah-muntah tidak bisa minum obatnya, kemudian mencari-cari alternative untuk obat penurun panas, didapatlah sarang lebah klanceng dan diambilah  madu tersebut dan diminumkan.

Maha benar Alloh dengan segala firmannya, an-Nahl ayat 68-69. Ayat 68 yang artinya :”Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kamu, dan tempat-tempat yang dibikin manusia.ayat 69 yang artinya: “kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)”.Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sungguh, pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran Alloh) bagi orang yang berfikir.

Pengalaman tersebut mengilhami kami untuk membudidayakan lebah trigona/Klanceng, agar semakin banyak orang yang dapat merasakan kebesaran dan keagungan sang pencipta.

No comments:

Post a Comment

Cakepan Sinom Parijhatho

Tresnoku soyo ngremboko Seng lanang seniman Sing wadhan seniwati Rinabuking roso asih Janji sabar lan ora kesusu , swahe jembar...