Skip to main content

Pembibitan Pala 3

Pembibitan Pala
60 % kebutuhan Pala dunia disuplay dari Indonesia, 70 % pala diIndonesia dipasok dari Sulawesi utara yaitu dari Pulau Siau dan Sangihe. Untuk terus dapat menjadi pemasok pala dunia, perlu adanya peremajaan tanaman pala, karena itu penting untuk melakukan pembibitan tanaman pala. Perbanyakan tanaman pala dapat dilakukan melalui cara :
1)Perbanyakan Cara Generatif (Biji)
a)Pemilihan Biji
Perbanyakan dengan biji dapat dilakukan dengan mengecambahkan biji. Dalam
hal ini biji yang digunakan berasal dari:
1.Biji sapuan: biji yang dikumpulkan begitu saja tanpa diketahui secara jelas
dan pasti mengenai pohon induknya.
2.Biji terpilih: biji yang asalnya atau pohon induknya diketahui dengan jelas.
Dalam hal ini ada 3 macam biji terpilih, yaitu: (
1) biji legitiem, yaitu biji yang diketahui dengan jelas pohon induknya (asal putiknya jelas diketahui);
(2) biji illegitiem, yaitu biji yang berasal dari tumpang sari tidak diketahui, tetapi asal putiknya jelas diketahui;
(3) biji Propellegitiem, yaitu biji yang terjadi hasil persilangan dalam satu kebun yang terdiri dua klon atau lebih.
Biji-biji yang akan digunakan sebagai benih harus berasal dari buah pala yang
benar-benar masak. Buah pala bijinya akan digunakan sebagai benih
hendaknya berasal dari pohon pala yang mempunyai sifat-sifat:
(1) pohon dewasa yang tumbuhnya sehat;
(2) mampu berproduksi tinggi dan kwalitasnya
baik.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor: KB.
010/42/SK/ DJ. BUN/9/1984, telah ditetapkan dan dipilih pohon induk yang
dapat dipergunakan sebagai sumber benih yang tersebar di 4 propinsi, yaitu:
Sumatera Barat, Jawa Barat, Sulawesi Utara dan Maluku. Biji-biji dari pohon
induk terpilih yang akan digunakan sebagai benih harus diseleksi, yaitu dipilih
biji-biji yang ukurannya besar dengan bobot minimum 50 gram/biji, berbentuk
agak bulat dan simetris, kulit biji berwarna coklat kehitam-hitaman dan
mengkilat, tidak terserang oleh hama dan penyakit.
Buah pala yang dipetik dari pohon dan akan dijadikan benih harus segera
diambil bijinya, paling lambat dalam waktu 24 jam biji-biji tersebut harus sudah
disemaikan. Hal ini disebabkan oleh sifat biji pala yang daya

Berkecambahnya dapat cepat menurun.

Penyemaian
Tanah tempat penyemaian harus dekat sumber air untuk lebih memudahkan
melakukan penyiraman pesemaian. Tanah yang akan dipakai untuk
penyemaian harus dipilih tanah yang subur dan gembur. Tanah diolah dengan
cangkul dengan kedalaman olakan sekitar 20 cm dan dibuat bedengan dengan
ukuran lebar sekitar 1,5 cm dan panjangnya 5-10 cm, tergantung biji pala yang
akan disemaikan. Bedengan dibuat membujur Utara-Selatan. Kemudian tanah
yang sudah diolah tersebut dicampuri dengan pupuk kandang yang sudah jadi
(sudah tidak mengalami fermentasi) secara merata secukupnya supaya tanah
bedengan tersebut menjadi gembur. Sekeliling bedengan dibuka selokan kecil
yang berfungsi sebagai saluran drainase.
Bedengan diberi peneduh dari anyaman daun kelapa/jerami dengan ukuran
tinggi sebelah Timur 2 m dan sebelah Barat 1 m. maksud pemberian peneduh
ini adalah agar pesemaian hanya terkena sinar matahari pada pagi sampai
menjelang siang hari dan pada siang hari yang panas terik itu persemaian itu
terlindungi oleh peneduh.
Tanah bedengan disiram air sedikit demi sedikit sehingga kebasahannya
merata dan tidak sampai terjadi genangan air pada bedengan. Kemudian biji-biji
pala disemaikan dengan membenamkan biji pala sampai sedalam sekiat 1 cm
di bawah permukaan tanah bedengan. Jarak persemaian antar-biji adalah
15X15 cm. Posisi dalam membenamkan biji/benih harus rapat, yakni garis putih
pada kulit biji terletak di bawah. Pemeliharaan pesemaian terutama adalah
menjaga tanah bedengan tetap dalam keadaan basah (disiram dengan air) dan
menjaga agar tanah bedengan tetap bersih dari gulma).
Pindah Tanam Ke Polybag
Setelah biji berkecambah yaitu sudah tumbuh bakal batangnya. Maka bibit
pada pesemaian tersebut dapat dipindahkan ke kantong polybag yang berisi
media tumbuh berupa tanah gembur yang subur dicampur dengan pupuk
kandang. Pemindahan bibit dari pesemaian ke kantong polybag harus
dilakukan secara hati-hati agar perakarannya tidak rusak.
Polybag yang sudah berisi bibit tanaman harus diletakkan pada tempat yang
terlindung dari sinar matahari/diletakkan berderet-deret dan diatasnya diberi
atap pelindung berupa anyaman daun kelapa/jerami.
Pemeliharaan dalam polybag terutama adalah menjaga agar media tumbuhnya
tetap bersih dari gulma dan menjaga media tumbuh dalam keadaan tetap
basah namun tidak tergantung air. Agar tidak tergenang air, bagian bawahnya
dari polybag harus diberi lubang untuk jalan keluar air siraman/air hujan.
Bibit-bibit tersebut dapat dilakukan pemupukan ringan, yakni dengan pupuk
TSP dan urea masing-masing sektar 1 gram tiap pemupukan. Pupuk ditaruh di
atas permukaan media tumbuh kemudian langsung disiram. Pemupukan
dilakukan 2 kali dalam setahun, yakni pada awal musim hujan dan pada akhir
musim hujan.
Penanaman
Setelah bibit tanaman mempunyai 3 helai daun, bibit tanaman dapat dipindah tanam pada lahan/lobang tanam  yang sudah disiapkan.
(sumber : epetani)

Comments

Lihat Juga

Cerita Inspirasi Botol Minyak Wangi

Seorang ibu menyuruh seorang anaknya membeli sebotol penuh minyak. Ia memberikan sebuah botol kosong dan uang dua puluh ribu rupiah. Kemudian anak itu pergi membeli apa yang diperintahkan ibunya. Dalam perjalanan pulang, ia terjatuh. Minyak yang ada di dalam botol itu tumpah hingga separuh. Ketika mengetahui botolnya kosong separuh, ia menemui ibunya dengan menangis, "Ooo... saya kehilangan minyak setengah botol! Saya kehilangan minyak setengah botol!" Ia sangat bersedih hati dan tidak bahagia. Tampaknya ia memandang kejadian itu secara negatif dan bersikap pesimis . Kemudian, ibu itu menyuruh anaknya yang lain untuk membeli sebotol minyak. Ia memberikan sebuah botol dan uang dua puluh ribu rupiah lagi. Kemudian anaknya pergi. Dalam perjalanan pulang, ia juga terjatuh. Dan separuh minyaknya tumpah. Ia memungut botol dan mendapati minyaknya tinggal separuh. Ia pulang dengan wajah berbahagia. Ia berkata pada ibunya, "Ooo... ibu saya tadi terjatuh. Botol ini

Dandang Gulo Tembang

Lamun Siro Anggeguru kaki Amiliho manungso kang nyata Ingkang becik martabate Sarta kang wruh ing hukum Kang ngibadah lan kang wirangi Sukur oleh wong kang topo Ingkang wis tumungkul Tan mikir pawehing liyan Iku pantes yen siro guronono kaki Sartane kawruhono Romo Ibu kang luhuring budi Engkang hangukir jiwo lan rogo Kang agung pangurbanani Paring pituduh luhur Rino wengi tansah angesti Mrehrahayuneng putro Lulus kangginayuh Sedoyo ribetrubito Linambaran kanthi sabaring penggalih Tuhu pantes sinembah Kadyasinendhal rasning ati Panyunkeme keng putro sajugo Tumetes deres waspane Tan kawawa jroning kalbu Ngondok-ngondok rasaning galih Alon ngandikaniro Duh angger putraku Sun tompo panyungkemiro Mugo-mugo antuk berkahing moho suci Nggoniro jejodohan Piwelingku aja nganti lali Anggoniro mbangun bale wesmo Runtut atut sakarone Adoh natukar padu Tansah eling sabaring  ati Kuwat nompo panandang Tan gampang amutung

Istilah Dalam Dunia KELINCI yang Harus Anda Tahu

DOB: Day of Birth/ tanggal lahir kelinci. BUCK: Kelinci jantan. DOE: Kelinci betina. JUNIOR_Jr: Kelinci anakan. SENIOR_Sr: Kelinci dewasa. SENIOR_BUCK: Kelinci jantan dewasa.

Cara Mematangkan memeram buah Sawo agar matang sempurna

Buah sawo adalah buah yang sangat unik, enak dan manis rasanya. Pada dasarnya buah-buahan pada umumnya agar terasa manis dan matang sempurna adalah jika matang ketika masih di pohon. Buah Sawo yang sedang dijemur Lain halnya dengan buah sawo yang harus di peram atau di imbu (Jawa) agar bisa memperoleh rasa manis. Buah Sawo sangat rentan dengan benturan, apabila terjadi benturan maka akan mempengaruhi buah sawo tersebut dan tidak bisa matang dengan sempurna. Cara mudah memeram buah Sawo sebagai berikut :  Pastikan buah sawo sudah tua kemudian dicuci dengan air bersih kulitnya bisa menggunakan kain yang kasar untuk menyikat  Jemur ditempat yang terkena matahari kurang lebih  dua jam Peram dengan kardus bekas atau kertas kertas biar hangat tidak mengembun tunggu 3 hari dan dibuka sudah matang.

Kunci sukses Usaha budidaya trigona lebah tanpa sengat (Trigona Biroi)

  Kunci sukses Usaha budidaya trigona lebah tanpa sengat (Trigona Biroi) Kunci sukses  usaha budidaya lebah tanpa sengat terletak pada penyediaan pakan dan juga pemilihan jenis trigona yang akan dibudidaya. kalau pahan pakan lebah atau vegetasi menckupi dan didukung dengan lebah trigona yang unggul maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Berapa persenkah faktor pakan dan jenis lebah dapat menentukan kesuksesan dalam budidaya trigona atau klanceng? Menurut berbagai sumber pakan dan jenis trigona unggul sebesar 70 % dan lainya adalah usaha sebesar 30 %

Tiga Permasalahan dalam budidaya trigona

Permasalahan dalam budidaya trigona Biroi Ada beberapa permaslahan yang sering dialami banyak pembudidaya trigona atau klanceng. paling tidak ada 3 masalah budidaya Trigona, yaitu Produktifitas rendah, cara mengatasinya adalah dengan rekayasa pakan lebah banyak menanam pakan lebah  yang tepat dan pemilihan jenis trigona atau lebah tanpa sengat.  Penyusutan  Koloni, cara mengatasi adalah dengan pengendalian predator dari lebah dan menyediakan pakan lebah yang cukup. Karena biasanya pembudidaya menempatkan koloni pada satu tempat maka akan mengundang predator seperti semut, lebah, laba-laba katak dan lain-lain.  Hama dan penyakit

MC JAWA PRASOJO ( SEDERHANA )

Pranotocoro atau MC atau pengacara dalam upacara pernikahan dalam adat Jawa merupakan kunci keseuksesan acara pernikahan tersebut. Dalam upacara pernikahan atau dalam walimahan pernikahan mendengarkan seorang MC yang kadang kita tidak tau maknaya, ada bahasa jawa kawi atau kuno didalamya yang termasuk menggunakan sastra Jawa. Pranotocoro manten ada yang menyebut Dhalang Manten. Dhalang Manten berpenempilan seperti seorang dhalang wayang kulit dan sangat banyak menguasai sastra jawa atau bahasa-bahasa kawi. Untuk menjadi seoarang dhalang manten harus menguasai bahasa jawa atau kromo juga menguasai tembang-tembang jawa atau mocopat. Harus merelakan waktu untuk berlatih dan terus berlatih. Berikut contoh pronotocoro (dirumah penganten Pria ) sederhana yang bisa digunakan untuk pemula. Tentu saja banyak kekurangannya. Assalamualaikum wr.wb Rumentahing pujo hastowo saking Gusti Engkang moho welas Moho Asih mugi tansah kajiwo lan kasariro dening poro rawuh kakung sumawono

Markisa Jumbo atau Giant Markisa makanan Lebah markisa spesies Passiflora quadrangularis L dan berasal dari Brazilia, Argentina, Paraguay.

Markisa Jumbo atau disebut dengan Giant Markisa mempunyai ciri fisik yang sangat menonjol yaitu ukurannya yang sangat besar, jika dibandingkan dengan buah markisa biasa markisa jumbo ini 5 kali lipat dari markisa biasa. Menjadi aneh saat menjadi peternak lebah, yang awalnya tidak suka menanam dan tidak suka dengan tanaman bunga kini berbalik arah 90 derajat.  Hobi Budidaya lebah menjadikan hobi yang lain akan muncul. Bunga Markisa bisa dikategorikan tumbuhan yang rajin berbuah, hal demikian untuk menopang serta menambah vegetasi lebah

Gusti Alloh kulo nyuwun ngapuro Astaghfirullohal ‘adzim

Astaghfirullahal adhim3x Inallaha ghafururrohim..Gusti Allah kulo nyuwun ngapuro Gusti Allah kulo nyuwun ngapuroSekathaing dosa kulo Dosa ingkang agung kelawan ingkang alit Boten wonten ingkang saget ngapuro  Boten wonten ingkang saget ngapuro Sanesipun Kang Moho Agung Kang Ngratoni sakathahing poro ratu Iyo iku Alloh asmane Iyo iku Alloh asmane Kang kagungan sifat rohman Sarto ingkang sifat rokhim    Astaghfirullahal adhim3x Inallaha ghafururrohim..

Budidaya Vanili di lahan sempit

Tanaman Vanili sangat dicari bagi para pelaku ekport di Indonesia mengingat kebutuhan Vanili Dunia yang sangat banyak. Tak elak lagi harga vanilipun relatif mahal. Budidaya Vanili di lahan sempit sangat bisa dilakukan sebagai  solusi bagi yang tidak memiliki lahan luas dan juga bagi yang sekedar Hoby. Vanili layaknya tanaman Anggrek sebenarnya tidak perlu perlakuan khusus seperti tanaman lainya. Media Tanam Vanili layaknya tanaman Anggrek sebenarnya tidak perlu perlakuan khusus seperti tanaman lainya. Media tanam bisa  dengan tanah dan kompos sudah bisa tumbuh dengan baik. Media yang kami sarankan dengan cocopey atau serbuk tang didapat dari kulit (Sepet:Jawa) Kelapa yang dihaluskan Tajar Tajar atau rambatan bisa dengan rambatan hidup atau Tajar mati. pralonpun bisa